
Ketika tabir terbuka, kukunci sumber birahi
Dan sorot-sorot menyengat bagai api
Kupasung diri atas nama keperawanan
Kujilat ludahku sendiri atas keindahan
Kini kerja Tuhan sia-sia sudah
Hilang oleh lendir dan ludah
Lacur menjadi sebuah peradaban
Hancur oleh kemunafikan
Diantara puing konstipasi aku bertanya
Tahu apa kalian akan surga?
Feminis mulai tak sabar
Melihat fundamentalis yang berkoar
Bagaimana jika kita menjual agama?
Dengan segala dosa dan senggama
Aku lelah bermasturbasi
Hancur oleh imajinasi
Ejakulasi...
Kagum dengan sjak-sajak ini. Sungguh jujur...
ReplyDeleteterima kasih bang...
ReplyDeletesalam kenal...