
Awal Maret 2009, Indonesia di ramaikan dengan adegan adegan "khas film laga" yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Gambaran hasil kegagalan konstitusi yang sejak awalnya sudah gagal, ada dalam karakter beberapa anggota DPR tersebut.
Berawal dari ketidak tegasan pemimpin rapat yang mengakibatkan jalannya sidang murahan kelas pasar. Adegan saling serobot interupsi menjadi tontonan tiap detik. Esensi dari sebuah konstitusi tertinggi di sebuah negara menjadi dipertanyakan. Interupsi yang sarat dengan narsisme terlihat jelas dan gamblang. Hal-hal yang intinya sama diutarakan berulang-ulang disertai sorakan penonton.
Berawal dari ketidak tegasan pemimpin rapat yang mengakibatkan jalannya sidang murahan kelas pasar. Adegan saling serobot interupsi menjadi tontonan tiap detik. Esensi dari sebuah konstitusi tertinggi di sebuah negara menjadi dipertanyakan. Interupsi yang sarat dengan narsisme terlihat jelas dan gamblang. Hal-hal yang intinya sama diutarakan berulang-ulang disertai sorakan penonton.
No comments:
Post a Comment